Skip to main content

Essay Beasiswa Baituzzakah Pertamina

Saya lahir 19 tahun yang lalu di Kota Tangerang di dekat Jakarta. Kemudian saya tumbuh dan besar di kota benama Tegal yang terletak di Jawa Tengah. Saya tinggal bersama keluarga dan memiliki apa yang saya anggap sebagai masa kecil yang normal dan cukup bahagia. Orang tua saya telah menikah selama 20 tahun dan saya memiliki dua adik laki-laki yang berjarak 2 tahun dan 4 tahun dari umur saya. Kehidupan saya di Tegal yang terasa nyaman dan sederhana membuat saya yakin tidak ada anggota di keluarga saya yang pernah membayangkan kami akan pergi. Sebagai anak pertama saya selalu memiliki rasa tanggung-jawab untuk memberikan contoh yang baik untuk adik-adik saya. Sehingga ketika saya berusia 13 tahun, saya benar-benar ingin mencoba lingkungan baru untuk memperluas jangkauan pendidikan dan pergaulan saya sehingga saya mengambil sekolah menengah pertama saya di kota Tegal di sekolah semi-internasional pada waktu itu.
Ketika saya mulai belajar di SMP 7 di Tegal, saya tidak punya teman yang tinggal dalam radius 10 kilometer dari rumah saya. Saya merasa takut dengan sekolah dan lingkungan baru yang besar ini, tetapi saya beudaha dan berhasil memanfaatkan lingkungan baru ini sebaik mungkin. Saya menyadari bahwa dengan waktu luang saya yang tidak dikonsumsi oleh kegiatan dengan teman-teman, saya sebenarnya punya waktu untuk mengerjakan pekerjaan rumah atau tugas sekolah dan meningkatkan hobi saya seperti membaca, berenang dan belajar bahasa asing dengan menonton pertunjukan dan film dalam bahasa lain. Dengan kepribadian baru saya yang lebih rajin belajar dibanding sebelunya, saya mendapat banyak teman baru di sana dan karena itu saya tahu tentang K-pop dan K-drama, mengetahui tentang ini, minat saya tentang budaya dan bahasa Korea tumbuh kuat. Dan terima kasih untuk itu saya memutuskan menetapkan tujuan bagi diri saya untuk lulus dari Sekolah Menengah dan belajar Bahasa dan Budaya Korea di salah satu universitas terbaik di Indonesia, Universitas Gadjah Mada. Lima tahun kemudian pada tahun 2017, saya melihat tujuan itu membuahkan hasil ketika saya diterima di Universitas Gadjah Mada dengan lulus ujian terakhir.
Ketika saya memulai petualangan kuliah saya, Meski latar belakang keluarga saya yang biasa saja dengana ayah seorang Tukang Foto dan Ibu seorang ibu rumah tangga, saya menyadari bahwa saya adalah orang yang beruntung. Teman-teman yang saya dapatkan, pengangkatan saya sebagai kepala kelas 2017 jurusan Bahasa dan Budaya Korea oleh- teman-teman dan dosen, pujian tentang kemampuan bahasa Korea saya yang saya hanya dapatkan dari belajar otodidak menjadikan saya salah satu mahasiswa-mahasiswa yang paling menonjol di jurusan saya. Berkat kegitan organisasi-organisasi yang saya ikuti saya mengenal banyak senior saya dan teman-teman dari seluruh universitas di dalam dan di luar Fakultas Ilmu Budaya.
Jika saya terpilih dalam program beasiswa ini, saya akan menjadi siswa tahun ketiga dalam Studi Bahasa dan Budaya Korea. Saya sangat tertarik untuk mengalami dan terlibat dengan teman-teman baru dari negara lain karena saya selalu memiliki perhatian dan ketertarikan khusus terhadap budaya yang berbeda. Sejak saya masih kecil saya sangat menikmati belajar tentang budaya dan bahasa lain melalui film animasi Disney dan Pixar dan lagu-lagu pop. Melalui program beasiswa ini, saya akan berada diposisi yang lebih baik untuk fokus dan yakin akan studi saya di jenjang sarjana ini.

Saya memilih program beasiswa ini karena ini adalah ini kesempatan besar untuk membantu saya aktif belajar bahasa dan budaya asing di UGM. Mempelajari kebudyaan Korea yang ternyata memiliki banyak kesamaan dengan kebudayaan di Indonesia khususnya Jawa memberi saya seemngat untuk membantu Indonesia agar secara pendidikan. Tidak hanya dari segi budaya dari segi sejarah peradaban dan politik saya menyadari bahwa Korea dan Indonesia memiliki banyak kesamaan. Meski memiliki berbagai kesamaan diberbagai bidang permedaan kemajuan pendidikan dan perumbuhan ekonomi antar Indonesia dan korea menyemangati saya unutk bangga dan yakin bahwa apa yang saya pelajari mengenai bahasa dan kebudayaan Korea dapat membantu pendidikan , teknologi, ekonomi dan bidang lainya di Indonesia dapat semaju dan sebaik (atau mungkin bahkan lebih maju dan lebih baik). Karena itu, program ini akan membantu saya lebih bersemangat dan fokus  dalam berpartisipasi di belajar saya. Kesempatan ini sangat berarti bagi saya karena beasiswa ini dapat membantu saya secara maksimal fokus belajar dan nantinya mengajarkan pengetahuan saya untuk generasi Indonesia yang lebih baik.

Comments

Popular posts from this blog

Intoducing Me

Hellooo first, My Name is Jodie Anisya Kusumasari. call me Jodie I'm '99 kid. I live in Tegal, Indonesia I'm a Muslim Currently, I'm a college student at Gadjah Mada University Well.I'm just another girl. I'm a fangirl. serious case. really. I'm a big fan of : Hamilton (Broadway Musical),  American TV Shows (The Big bang Theory, NCIS, Criminal Minds, Psych, Friends, Good Doctor, Crikey! Its the Irwins, etc),  Korean TV Shows (The Return of Superman, Infinity Challenge, 1N2D, Knowing Brother, etc). I also like a lot of box office movies, Disney movies,  Korean dramas , Korean movies, and Korean music. I also have a lot of OTPs such as Shamy, Jelena, BaekYeon, Khuntoria, etc as you can see I'm basically a multi-fandom kind of person. too many fandoms actually. haha. if you are curious about me you can contact me with email or Tumblr or facebook or twitter or Instagram or line or snapchat. email        :...